Pemuda Berpendidikan Tinggi

Pemuda berpendidikan tinggi adalah aset pembangunan yang dapat berperan ganda sebagai subjek dan objek dalam program Pembangunan Nasional.

Pembangunan Pedesaan

Keberadaan program PKKP Jawa Tengah diharapkan dapat membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Terciptanya Lapangan Kerja Baru

Dengan keberadaan PKKP di desa diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan membuka perekonomian desa yang lebih luas

TENTANG

PKKP
Jawa Tengah

Program Pengembangan Kepedulian dan Kepeloporan Pemuda (PKKP) merupakan salah satu upaya mengurangi pengangguran dan menggerakkan kelompok kewirausahaan pemuda di pedesaan yang di pelopori oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah.

Program ini diharapkan menjadikan desa sebagai bagian penting dalam mengurangi penumpukan SDM berpendidikan tinggi di perkotaan yang pada gilirannya pemuda desa yang didampingi dapat bangkit melakukan kegiatan inovatif dan produktif melalui kelompok usaha/kewirausahaan sehingga desa menjadi inspirasi pembaharuan dan perubahan secara Nasional.

Sejak 2010

Pemuda Penggerak Desa

Visi & Misi
Program PKKP

Visi

Membentuk Jiwa Kewirausahaan dan Kepeloporan Pemuda Jawa Tengah yang Sejahtera dan Berdikari.

Misi

  1. Meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat khususnya pemuda desa.
  2. Mengembangkan kapasitas pemuda sarjana yang memiliki karakter kepemimpinan, kepeloporan, kewirausahaan dan pengabdian untuk mengerakkan berbagai potensi di perdesaan dalam usaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  3. Menggerakkan dan meningkatkan partisipasi masyarakat desa khususnya pemuda desa untuk terlibat langsung dalam proses pembangunan di desa.
  4. Mengembangkan kemandirian masyarakat khususnya pemuda desa dalam bidang ekonomi dengan memanfaatkan potensi yang ada di desa tersebut.
  5. Menumbuhkan dan membentuk Kelompok Kewirausahaan sehingga para pemuda desa dapat mandiri atau berdikari secara ekonomi. 
TUJUAN PROGRAM

Penggerak Desa
Abinayamuda

Para Pemuda diharapkan membawa perubahan dan dampak positif ke Desa penempatannya. Program PKKP Jawa Tengah memiliki 4 tujuan utama dalam pelaksanaannya.

Partisipasi

Memfasilitasi pemuda sarjana untuk
berpartisipasi aktif dan langsung dalam
proses pembangunan masyarakat desa.

Pengabdian

Memfasilitasi pemuda sarjana dalam
meningkatkan pengabdian, pengetahuan,
wawasan, sikap, dan ketrampilan untuk
menggerakkan pembangunan di perdesaan
khususnya pembangunan ekonomi
(kewirausahaan) pemuda desa.

Motivasi

Mendampingi, memfasilitasi,
menggerakan dan memotivasi
masyarakat desa khususnya pemuda
dalam pembangunan desa.

PERSYARATAN

Kriteria Calon
Abinayamuda

Untuk kamu para pemuda yang ingin mengambil peran dalam program PKKP Jawa Tengah Abinayamuda, pastikan kamu memenuhi kriteria berikut ini.

  • Penduduk Provinsi Jawa Tengah (Memiliki KTP Provinsi Jawa Tengah)
  • Usia Maksimal 28 Tahun
  • Lulusan Sarjana (S-1) Semua Jurusan
  • IPK Minimal 3.00
  • Mempunyai kemampuan menulis dan mendokumentasikan laporan melalui teknologi informasi (internet)
  • Sehat Jasmani, Rohani
  • Tidak pernah menggunakan Narkotika jenis apapun dan tidak pernah terlibat kejahatan narkotika serta bersedia mengisi Surat Pernyataan tidak pernah menggunakan Narkotika jenis apapun dan tidak pernah terlibat kejahatan Narkotika
  • Berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan
  • Belum menikah dan sanggup tidak menikah selama menjalani kontrak sebagai Peserta Program PKKP
  • Belum memiliki pekerjaan atau terikat kontrak dengan lembaga/Instansi lain
  • Tidak sedang menjalani pendidikan S-2 di Universitas Negeri atau swasta manapun
  • Bersedia menandatangani kontrak kerja
  • Bersedia ditempatkan di desa penempatan/ penugasan dan tidak meninggalkan desa lokasi penugasan selama masa kontrak
  • Bersedia mengembalikan semua biaya yang telah dikeluarkan Pemerintah jika mengundurkan diri atau diberhentikan sebagai Peserta Program PKKP
  • Kuota Maksimal 10% dan/atau 20 orang untuk penyandang disabilitas yang disabilitasnya tidak mengganggu kehidupan sehari-hari dan/atau masih dapat melakukan pekerjaan

TESTIMONIAL

Apa Kata
Para Penggerak

Programnya pemberdayaan masyarakat, mengadakan event sangiran, programnya udah bikin masuk 50 desa wisata terbaik, sudah bentuk paguyuban dan kegiatan aktif, sudah mengajak pemudanya untuk menjadi marketing di desa, kolaborasi dengan museum pelatihan, di tgl 20-21 november ada festival sangiran yg bekerjasama kemendikbud konsepnya festival yg ada pasar budayanya dan akan dikolaborasikan dengan seni budaya yg ada di desa dan umkm.

Arif Hidayatullah

Desa memiliki wisata buatan yaitu Taman Wisata Rekreasi Geopark Karangsari. Program selama disana lebih banyak melakukan pendampingan usaha seperti pembuatan batu bata, pembuatan cowek, pembuatan roti (dapur roti dua putri), budidaya jamur jenggel.

Kuswatun Kasanah

Desa palon masyarakatnya kurang berpartisipasi, tpi pemerintah desanya mendukung, tapi bisa menciptakan produk pupuk fermentasi awalnya sudah dipegang karang taruna tapi bubar terus dibantu mas tito, awalnya pupuk organik lalu jadi pupuk fermentasi dan meningkat penjualannya.

Tito Octaviano

Desa jagalan klaten: anggota karang taruna buat kelompok batik ecoprint dengan teknik pukul, ibu ibu nya diajak kumpul diskusi untuk membuat kelompok wanita tani, sudah diajakin bikin produk dari bunga telang, produknya baru dipasarkan di desa tersebut. Pemuda dan ibu-ibu disana support dan aktif dalam program.

Sonya Asri Pramai Shella